Senin, 30 Maret 2015

Bentley Makin Agresif Lewat SUV Perdana

// // Leave a Comment
London, KompasOtomotif - Bentley berharap besar pada SUV perdananya untuk melipatgandakan penjualan pada 2020. Merek premium di bawah naungan Grup Volkswagen ini menargetkan penjualan hingga 20.000 unit di 2020, naik dari target semula, 15.000 unit yang dicanangkan untuk 2018.

"Kami pikir sukses SUV bisa mengangkat kami ke dimensi baru. SUV Bentley akan menjadi model paling eksklusif, paling mewah, dan paling mahal di dunia," jelas Wolfgang Duerheimer, CEO Bentley dilansirBloomberg (7/1/2015). Model perdana tersebut akan diperlihatkan tahun ini, prediksi terdekat Geneva Auto Show, Maret mendatang.

Bentley menyatakan, level premium yang ditawarkan SUV perdana ini, punya level luar biasa. Harganya dikabarkan sekitar 180.000 euro (Rp 2,7 miliar), sekaligus menjadi upaya memperluas jarak segmen dari model-model sedan dan kupe sebelumnya, seperti Continental GT, Flying Spur, atau Mulsanne.

SUV Bentley akan beradu otot dengan model lain, seperti Porsche Cayenne Turbo S, Mercedes-Benz GL63 AMG, dan Range Rover. Sebelumnya, Rolls-Royce juga memastian akan mengambil keputusan tahun ini apakah akan lanjut memproduksi SUV juga. Kalau jadi, produk ini juga dipastikan jadi rival di pasar.

Meski belum resmi diperkenalkan, Bentley mengaku sudah mengantongi 4.000 konsumen yang menyatakan ketertarikannya. Kevin Rose, Kepala Divisi Penjualan perusahaan memprediksi bisa menjual 3.000 unit SUV setahun saja terbilang konservatif. Rencananya, setelah dikenalkan pengiriman produk perdana menyusul di 2016.

Tumbuh di China

Bentley berhasil menjual 11.020 unit sepanjang 2014, naik 9 persen dari tahun sebelumnya, salah satunya berkat pertumbuhan pasar di China. Kondisi ekonomi global yang berisiko membuat penjualan Bentley tahun ini agak berat, tetapi Duerheimer mengaku masih bisa positif.

Tahun lalu, penjualan di Rusia terganggu karena penurunan nilai tukar ruble, akibat anjloknya harga minyak mentah, dan sanksi negara-negara barat terahdap gejolak politik dengan Ukraina. Rusia menyumbang sekitar 2 persen terhadap penjualan Bentley di dunia dan tahun ini, Rose berharap bisa bertahan.

Amerika Serikat menjadi pasar terbesar Bentley di 2014, dengan kontribusi 29 persen, disusul China yang naik 22 persen menjadi 2.160 unit. 

"Dalam hal pertumbuhan, China masih menjadi pasar paling penting dan menarik di dunia," tukas Duerheimer.

0 komentar:

Poskan Komentar